PROFIL AKADEMIK
Di tengah dinamika pendidikan tinggi Islam yang dituntut adaptif terhadap perkembangan zaman, sosok Dr. Saproni Muhammad Samin hadir sebagai akademisi yang menjembatani tradisi keilmuan Islam dengan pendekatan pedagogi kontemporer. Sebagai Lektor Kepala pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Agama Islam di Universitas Islam Riau, beliau menempatkan bahasa Arab bukan semata sebagai instrumen linguistik, tetapi sebagai medium epistemologis dalam memahami struktur ilmu-ilmu keislaman secara lebih mendalam.
Latar belakang akademiknya sebagai Doctor of Education memperkuat orientasi beliau dalam mengembangkan metodologi pembelajaran bahasa Arab yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada dimensi metakognitif dan afektif pembelajar. Melalui integrasi pendekatan seperti heutagogy dan self-regulated learning, Dr. Saproni berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang memampukan mahasiswa menjadi subjek aktif dalam proses konstruksi pengetahuan, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa wahyu dan bahasa ilmu.
Kontribusi inovatifnya terwujud dalam pengembangan Saminiyah Method, sebuah pendekatan pedagogis yang dirancang untuk mempercepat penguasaan bahasa Arab secara komunikatif dan reflektif. Metode ini tidak hanya relevan dalam konteks pendidikan dasar dan pesantren, tetapi juga mulai diadaptasi dalam pembelajaran lintas disiplin di perguruan tinggi, termasuk pada penguatan literasi keislaman di bidang psikologi.
Dalam kerangka pengajaran Al-Islam dan Islamisasi keilmuan, Dr. Saproni memainkan peran strategis dalam membantu mahasiswa—khususnya di bidang psikologi—mengakses khazanah turats melalui kompetensi bahasa Arab yang memadai. Hal ini menjadi penting mengingat banyak konsep fundamental dalam psikologi Islam, seperti nafs, ‘aql, qalb, dan ruh, memiliki akar konseptual yang hanya dapat dipahami secara utuh melalui telaah langsung terhadap sumber-sumber primer berbahasa Arab.
Melalui pengajaran tajwid, bi’ah lughawiyyah, serta integrasi Outcome-Based Education (OBE) berbasis teknologi dan kecerdasan buatan, beliau mendorong lahirnya pembelajaran Al-Islam yang tidak bersifat normatif-doktrinal semata, tetapi juga transformatif—membentuk cara berpikir ilmiah yang berakar pada worldview Islam. Dalam konteks ini, bahasa Arab menjadi pintu masuk bagi mahasiswa psikologi untuk memahami epistemologi Islam sebagai landasan dalam membangun ilmu jiwa yang tidak terlepas dari dimensi spiritualitas dan nilai-nilai tauhid.
Dengan rekam jejak publikasi ilmiah yang konsisten serta keterlibatan aktif dalam forum akademik nasional dan internasional, Dr. Saproni M. Samin dikenal sebagai salah satu penggerak inovasi pendidikan bahasa Arab di Riau yang berkomitmen pada integrasi ilmu, iman, dan amal dalam praksis pendidikan tinggi Islam kontemporer.